Thursday, January 20, 2011

antara aku dan hujan

kamera DSLR pinjaman, akhirnya mampu menjeratmu, untuk kunikmati
dari sebuah sudut di rumahku ^^
hemm, aku lupa kapan tepatnya,, tiba-tiba saja aku mulai menyukai nya, aku juga lupa kapan tepatmya aku mulai merasakan sensasi berbeda ketika aku kehujanan,, (sensasi kedinginan dan masuk angin maksudnya ^^),, hehehe, serius koq,, aku bener2 feel some special thing pas ujan2an

may it sound lebay,,en such as melancolic, tapi sungguh, melihatnya saja, dapat membuat ku sedikit tenang, aneh yaa??
but its happen,, rain make me fall ini love.,

aku kadang jadi seperti anak kecil yang ke hebohan sendiri pas hujan dateng, padahal itu hujan turun itu biasa banget kan ??

aku juga bingung kenapa aku jadi suka hal-hal kyk gini, yang bagi sebagian orang,(mungkin) sangat menggangu,, makanya aku cari tau en pengen share, supaya kamu juga bisa ikutan suka hujan,, en biar banyak orang yang sering ngeluh klw hujan itu nyebelin en nyebabin banjir,,jadi ga mikir gitu lagi, bahwa bukan hujannya yang nyebelin,,tapi karena manusianya aja yang makin ga bisa ngerawat bumi semestinya ^^,,jadi banjir deh,, 

karena ,, kata orang, tak kenal maka ta'aruf alias kenalan , so supaya makin kenal , ini nihh 11 fakta tentang hujan

taraaaaaaaaaaaaaaa >>>>


1.Rata-rata kecepatan jatuhnya air hujan hanyalah 8-10 km/jam.


2. Air jatuh ke bumi dengan kecepatan yang rendah karena titik hujan memiliki bentuk khusus yang meningkatkan efek gesekan atmosfer dan membantu hujan turun ke bumi dengan kecepat-an yang lebih rendah. Andaikan bentuk titik hujan berbeda, atau andaikan atmosfer tidak memiliki sifat gesekan (bayangkan jika hujan terjadi seperti gelembung air yang besar yang turun dari langit), bumi akan menghadapi kehancuran setiap turun hujan.



3. Ketinggian minimum awan hujan adalah 1.200 meter.



4. Efek yang ditimbulkan oleh satu tetes air hujan yang jatuh dari ketinggian tersebut sama dengan benda seberat 1 kg yang jatuh dari ketinggian 15 cm.

5.Dalam satu detik, kira-kira 16 juta ton air menguap dari bumi.




6.Jumlah ini sama dengan jumlah air yang turun ke bumi dalam satu detik. Dalam satu tahun, diperkirakan jumlah ini akan mencapai 505x1012 ton. Air terus berputar dalam daur yang seimbang berdasarkan “takaran”.



7.Butiran air hujan berubah bentuk ratusan kali tiap detik.



8.Kalau butiran air hujan itu dibekukan akan membentuk keping kristal yg indah, tidak seperti air biasa yang di bekukan di freezer/kul_kas.



9.Setelah hujan turun, tanah, ilalang, rerumputan akan mengeluarkan bau wangi yg khas, senyawa ini dinamakan 'petrichor'.



10.Dan fakta terakhir yang paling misterius dan mengejutkan ilmuan. Hujan memiliki kemampuan untuk menghipnotis manusia untuk me-resonansi-kan ingatan masa lalu. Dan tanpa bisa mendapatkan bukti ilmiah, para ilmuan hanya bisa menyimpulkan “Di dalam hujan, ada lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yg rindu”.







 

11.Dan pada titik ini, para ilmuan meyakini bahwa manusia biasanya mendapatkan inspirasi..



keren yaa ?? biasa aja ?? ah itukan kata mu,, kata ku sih keren,, heheh maksa yaa??
aku juga baru tau koq hujan ternyata punya fakta2 unik,,
hmm
sekarang,, jadi suka dong sama hujan ^^ ?
salah satu peristiwa alam dan karuniaNya yang eksotis en menakjubkan (hiiyy lebay nya bahasaku ^^)
(iya kan?? iyya dong ??)

"Dan Dia-lah yang menurunkan air dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak, dan dari mayang kurma, mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. perhatikanlah buahnya pada waktu berbuah, dan menjadi masak. Sungguh pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman." (TQS Al An'aam, ayat 99)

Friday, January 14, 2011

Mari memulai lagi

ahh, lama sudah rasanya aku tak menulis, padahal kegiatan ini dulu adalah hal yang jarang sekali kulewatkan, aku menulis apa saja yang kurasakan, kualami bahkan yang hanya kufikirkan. Sempat bermimpi pula  untuk menjadikan penulis sebagai salah satu cita-cita terpendamku suatu hari nanti...hhmmm

dulu sekali aku menulis dimana-mana di komputer (dulu aku belum punya notebook yaa), di lembaran diary  di draft hape dan bahkan didiktat kuliah (maafkan mahasiswa mu ini wahai dosen-dosenku tercinta).
menulis bagiku adalah sama sepertimu, untuk banyak hal dan untuk banyak alasan, dari mulai yang sederhana seperti curhatan pribadi, resep masakan, lirik lagu, puisi sampai pada tulisan yang sangat ilmiah (walaupun yang terakhir ini sangat sulit untuk diwujudkan).
dan ketika membaca nya kembali, aku seolah lupa, bagaimana dulu aku bisa sampai berfikir seperti itu
:)

jika cara ku menceritakan bagaimana dulu aku suka menulis, seolah aku sangat pandai dalam menulis, jangan terlalu berbaik sangka,,, belum sama sekali belum, dengan hanya menuliskan beberapa kalimat dalam beberapa baris, bagiku hal itu merupakan kegiatan aku menulis,, *pede banget kan yaa??

tapi akhir-akhir ini karena mungkin intensitas pekerjaan dan mungkin juga faktor lingkungan yang tak lagi intens dengan suasana yang dapat membangkitkan hasrat tulis menulis, ditambah faktor pribadi,, maka lengkaplah sudah,, membuatku sangat kesulitan untuk dapat membuat bahkan 1 paragraf saja.

mulai hari ini (semoga saja aku bisa menepatinya) aku berjanji pada diriku sendiri, untuk minimal 1 minggu sekali harus membuat tulisan tentang apa saja,,untuk itu aku harus membuat alasan, mengapa aku harus memulainya lagi. dan setelah berfikir yang tidak terlalu keras, alasan-alasan aku harus menulis lagi adalah
here they are:

1. aku pernah punya cita-cita menjadi penulis, jika tidak dimulai dari hal kecil ini, mana mungkin aku bisa jadi penulis sungguhan nantinya (ahaha, huntuk yang satu ini,, biarkan saja aku tetap menghayal yaa)

2. aku lumayan hobby membaca, aku membeli beberapa buku diantaranya hanya jika memiliki minimal satu alasan, yaitu : kufikir buku itu benar-benar bagus (bintang 3 untuk skala 4) , aku punya anggaran lebih untuk membelinya, atau aku merasa takkan cukup jika hanya membacanya sekali saja. diluar alasan itu biasanya aku akan lebih memilih untuk pinjam dari teman
*heee, tapi biasanya aku membeli minimal 1 buku setiap bulannya, malu ah,,masa' pengen jadi penulis tapi pelit sama buku ^^

3. berdasarkan alasan no.3 aku merasa harus mengeluarkannya kembali apa-apa hal yang menarik dari buku atau pengetahuan yang kubaca. entah dalam bentuk apa, karena aku tidak pandai membuat orang tertarik pada ceritaku, dari pada aku harus bicara pada cermin dan dinding dikamarku kurasa menuliskannya akan lebih baik , minimal jika tak ada yang mau membaca, aku bisa membaca nya untuk diriku sendiri,

4. aku bisa mengasah kembali kepekaan ku terhadap sesuatu, dengan menuliskannya.maka aku akan terus belajar dan punya kepeduliaan terhadap hal-hal yang terjadi di sekelilingku.

5. aku ingin berguna bagi sesama, ketika kelak tulisanku dapat menginspirasi orang lain untuk mendapatkan hal-hal yang bermanfaat, pasti rasanya akan luar biasa. bukankah manusia yang terbaik adalah yang banyak manfaatnya bagi manusia yang lain kan. semoga tulisan ku membawa manfaat, jika tidak, acuhkan saja,dan silahkan memberi kripik, eh kritik.

6. aku ingin tetap menulis, karena menulis mengingatkan ku padamu,, kau yang pernah selalu jadi inspirasi dan membuat ku selalu terinpirasi dan termotivasi,,walau kini semua telah berbeda,,
aku ingin tetap sama
*hehehehe

sepertinya sudah cukup, ...
aku mulai tak tau apa lagi yang harus kutulis dan panca indra mulai menuntut haknya,, sulit untuk tetap diajak bekerjasama,,jadi aku tidur dulu yaa
see ya next

love,

Tyna

Tuesday, August 3, 2010

Negeri Para Bedebah

Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala

Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah

Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi,
Dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan


Karya:Adhie Massardi

Thursday, July 8, 2010

first lirics written by me


-There’s no one like U-
In every deep of my heart. . .
It’s always fill to think about u. . .
I don’t know how to explain my feeling now!!
It’s a very sweety tourmen
It’s a very sweety tourmen
Reff: There’s no eyes like u has. . .
There’s no smile like u gave. . .
There’s no act like u do. . .
Coz there’s no one like u. . .
Would u to look back ??
to find me here. . .whose always waiting. . .
waiting for ure come. . .
waiting for ure smile. . .
waiting 4 ure hold. . .
                                                              waiting for ure explanation. . .
I’ll Keep this felling just in my mine
Coz there’s no one like u

Monday, July 5, 2010

Orang Miskin ga boleh sekolah ya,,,


Tahun ajaran baru 2010 – 2011 akan segera dimulai, sepanjang 2 pekan ini hiruk pikuk penyambutannya pun sudah mulai terasa di sendi-sendi kehidupan masyarakat kota ku dan mungkin kota-kota lainnya di Indonesia yang masih memiliki anggota keluarga usia sekolah ,terkecuali -tentu saja- sebagian kecil dari masyarakat (orangtua) yang masih asyik masyuk menghabiskan masa pergantian tahun ajaran ini dengan menikmati kemewahan lain,, untuk sekedar membayar perjuangan anaknya belajar selama setahun kebelakang bernama LIBURAN!!! (lupa rasanya kapan terakhir melakukan,,loh koq curhat??).
Tak pelak hal ini memaksa orang tua (yang tentu saja masih memiliki anak usia sekolah) harus kerja lebih ekstra dari biasanya, baik ekstra materi maupun ekstra fikiran. dan Adalah para orang tua yang anaknya akan memasuki jenjang satuan pendidikan yang baru (Misal dari SD ke SMP-red) yang tentu saja harus menyediakan ,,,ruang ekstra lebih banyak dihati untuk gelisah,,,ruang ekstra lebih banyak di otak untuk berfikir,,,ruang ekstra lebih banyak ibadah untuk berdoa dan tentu saja ruang (tanpa ‘r’) ekstra lebih banyak di kantong untuk membayar (hahaha). Tanya Mengapa??
Rasa-rasanya bagi mereka (para orangtua), belum lagi sepenuhnya hilang rasa harap-harap cemas itu (suasana ketika akan meng akhiri tahun ajaran lama,-red) tapi tiba-tiba sudah harus disadarkan kembali untuk menghadapi kenyataan baru bernama Tahun Ajaran baru. Suasana mencekam (weleh-weleh) dimulai ketika anaknya akan menghadapi Ujian Nasional yang konon katanya dijuluki Ujian Maut karena di sinyalir mampu merenggut nyawa,(hihihi syerem) kerepotan orang tua dalam hal ini ditandai dengan seberapa cekatan orang tua untuk mendaftarkan anak-anaknya les kanan-kiri untuk persiapan menghadapi ujian nasional dengan biaya bimbingan yang tak bisa dibilang murah, karena -tentu saja – ingin anaknya bisa lulus dengan nilai yang memuaskan, akhirnya anak-anak yang tak mampu membayar biaya mengikuti les harus puas dengan hanya membayar (apaa??bayar??) uang foto copian soal-soal ujian tahun-tahun sebelumnya yang mereka dapat dari guru (plus banyak-banyak berdoa,!! T.T).
Kecemasan tentu saja tidak berhenti begitu saja setelah menerima selembar kertas yang bertuliskan LULUS/MENGULANG tapi juga akan berlanjut dengan kecemasan session Ramadhan (nahh loh,, sinetron) berikutnya yang dapat mengakibatkan susah makan, kurang tidur, badan pegal-pegal , dan susah buang air besar,,yaitu,,apakah Nilai Ujian yang telah diperoleh sang anak cukup dapat menghantarkannya kesekolah favorit hampir sebagian besar rakyat Indonesia yaitu SEKOLAH NEGERI, karena sudah menjadi rahasia umum bahwa harga sekolah-sekolah swasta (yang mungkin memiliki kualitas) setinggi langit (lebay),, mau tidak mau,,sekolah negeri lah yang menjadi pilihan agar sang ibu tak perlu terlalu besar menulis anggaran sekolah yang bercampur dengan anggaran beli cabe (yg konon kabarnya ga akan turun sampe lebaran) plus anggaran lain yang siap-siap akan melonjak seiring kenaikan TDL (OHH no!!).
Namun apakah kecemasan berakhir setelah session ini?? Tentu tidak,,malah mungkin –jika dapat meminjam istilah penulisan drama dsb- telah memasuki klimaks nya

(to be continue)